Site Meter Cinta Indonesia: Cinta Indonesia
Showing posts with label Cinta Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Cinta Indonesia. Show all posts

Wednesday, May 7, 2014

Mengingat Mei 1998

Sekedar memperingati apa yang terjadi di Indonesia ketika peristiwa Mei '98.
16 tahun lalu.. Ketika kondisi Indonesia benar benar kacau dan terpuruk.
Begitu suram, penuh kekerasan dan menimbulkan trauma pada banyak orang. Terutama kaum Tionghoa di Indonesia. Trauma bukan tanpa arti, menyisakan luka begitu mendalam yang tidak bisa dilupakan. Kesedihan hati dan kekecewaan tak bisa begitu saja terluapkan. 

Ketika banyak orang yang merasa diri keturunan pribumi (asli Indonesia), memperlakukan dengan kasar mereka - mereka yang tidak bersalah. Anak kecil, ibu - ibu, semua menjadi korban. Tak peduli siapa pun mereka, asal terlihat mereka Tionghoa, semua menjadi kalap. Penjarahan dimana - mana, pembakaran, perusakan, seolah berubah menjadi kota setan. 

Tak seorang pun yang berani keluar dari rumahnya. 
Tapi mereka yang terpaksa keluar dari Indonesia,
Inilah ceritanya...


Cerita dibawah ini diambil dari sebuah blog milik (http://cstjhin.blogspot.sg/)


15 Tahun Menunda, Tapi Tidak Lupa (Mei 1998)

15 tahun yang lalu hari ini, sebuah tragedi melumpuhkan nalar dan hati kita di Jakarta. Hari-hari yang paling menakutkan dalam sejarah hidup saya sebagai seorang perempuan Tionghoa di Indonesia, di mana naluri saya terasa terjambak untuk kemudian bertanya secara kritis apa makna menjadi seorang "Indonesia". 

Sejujurnya, saya bukan seorang perempuan yang mudah takut. Sebagai seorang siswi di sebuah SMP Katolik di daerah Pecinan, saya sudah terbiasa "tawuran" dan berkelahi dengan lawan jenis yang secara fisik lebih besar dari saya. Tapi 15 tahun lalu, saya mengenal rasa takut yang begitu melumpuhkan.

15 tahun sudah lewat, 15 tahun saya menunda-nunda menulis tentang kejadian saat itu dan tentang timbunan amarah, kesedihan, rasa syukur dan harapan sepanjang 15 tahun ini yang menjadikan saya seperti apa adanya sekarang - dari perempuan Katolik kelas menengah Tionghoa yg memilih menjadi peneliti di thinktank dengan sejarah kontroversial demi Indonesia yg lebih baik. 

Paling tidak 6 tahun sudah lewat di mana saya sedang berjuang menyelesaikan studi di Tiongkok, sebuah negara di mana kerusuhan Mei 98 merupakan "label populer" bagi Indonesia - Indonesia yang "bengis", Indonesia yang "kejam", Indonesia yang "kotor dan menjijikan", Indonesia yang "anti-Cina". Sepanjang 6 tahun tersebut, hampir setiap kali orang Tiongkok mengetahui saya adalah Tionghoa Indonesia, mereka selalu merasa "kasihan" pada saya karena saya (Tionghoa) selalu diperlakukan seperti kotoran di negara saya sendiri. 

Saya selalu mencari cara untuk mengikis stigma "Mei 98" itu dalam rangka memperkuat Kemitraan Strategis antara Indonesia dan Tiongkok. Bukan hal yang mudah dilakukan. Berkali-kali saya katakan kepada mereka, "Indonesia sekarang sudah berbeda dengan Indonesia di Mei 98. Situasi Tionghoa sudah berubah, kalian jangan lagi benci atau takut pada Indonesia." Dari jawaban mereka, "O ya? Benarkah? Aman sekarang?" dll dll, entah mereka benar percaya ucapan saya atau tidak. 

Mungkin mereka lebih percaya omongan saya sebagai seorang keturunan Tionghoa daripada koran yang mereka baca, atau ucapan pejabat pemerintah Indonesia yang mereka temui, atau justru masih tidak terlalu percaya. 

Dengan penyesalan yang sebesar-besarnya, untuk sekarang ini, saya masih belum bisa menulis tentang apa yang terjadi 15 tahun lalu di rumah saya. Jangan tanya kenapa. Tapi yang jelas, saya dan keluarga masih terhitung "beruntung" dibandingkan keluarga-keluarga yang lain saat itu. Saya ingin menulis tentang itu, menulis sesuatu yang berarti, tapi belum bisa rasanya. 

Saya pernah membuat sebuah tulisan singkat saat awal membuat blog ini, yang hanya menyebut secara sepintas tentang kejadian saat itu. Tapi blog itu hanya berupa nostalgia, tanpa agenda, tanpa misi... Hanya sejumput paragraf pembuka untuk menjadi seorang blogger yang sedang bermimpi. Tidak cukup berarti rasanya.

Saat ini, saya hanya bisa meng-copy-paste status Mbak Dewi yang mengajak kita semua untuk TIDAK LUPA, tidak lupa pada perempuan Tionghoa yang menjadi korban perkosaan, pada komunitas Tionghoa, pada korban kerusuhan terlepas dari latar belakang etnis atau agama atau lainnya, pada para pelaku kejahatan, terutama para anjing-anjing politik elit yang saat ini merasa di atas angin dan merasa dirinya berpeluang menjadi pimpinan tertinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia terlepas dari peran mereka dalam kejadian 15 tahun yang lalu. 

Catatan rekaman peristiwa 15 tahun yang lalu ini ditulis oleh seorang sahabat perempuan yang berjiwa besar dan berhati bersih, Dewi Tjakrawinata. Saya mendapat kehormatan dan kesukacitaan mengenal perempuan hebat ini dari pengalaman membantu advokasi RUU kewarganegaraan beberapa saat sebelum kemudian menjadi UU di tahun 2006. 

Tindakan Mbak Dewi untuk memberikan tiketnya kepada seorang perempuan Tionghoa dan ibunya yang ketakutan mengingatkan saya pada seorang ibu tua yang menjadikan dirinya tameng bagi keluarga saya saat rumah kami diserang. 

Mereka bukan Tionghoa, tapi mereka perempuan.

Sesama perempuan yang tergerak hatinya untuk memberikan perlindungan kepada kaumnya.

Kehadiran perempuan-perempuan macam Mbak Dewi, ibu tua yang saya tidak pernah tahu namanya, dan perempuan-perempuan lain yang berjuang untuk tidak lupa dan memberikan penghiburan dan juga keadilan bagi para korban itulah bagian dari esensi kebajikan Indonesia sejati yang mengawal keyakinan saya kalau Indonesia akan menjadi lebih baik, suatu saat nanti.

Maaf jika masih harus menunda menulis pengalaman 15 tahun lalu, tapi saya tidak lupa, dan saya berterima kasih pada Mbak Dewi yang sudah mengingatkan saya.

Berikut uraian status Facebook beliau:

"15 tahun lalu di sebuah hotel di Singapura, aku terduduk memandang dengan tidak percaya siaran televisi Indonesia: amuk massa, chaos. Itu Negara ku, itu kotaku, itu bangsaku, bedil itu.... . Aku menyuruh Kevin yang saat itu berumur 5 tahun untuk pergi ke tempat temannya yang menginap di hotel yang sama. Aku tidak mau ia punya kenangan buruk tentang negara ibunya. Morgan dalam kandungan ku. Kami dipaksa mengungsi dari Jakarta karena perusahaan di mana Pol bekerja saat itu tidak berani ambil resiko dan tidak bisa menjamin keselamatan keluarga expatriate yang ada di Indonesia. Sampai saat ini aku masih ingat situasi ketika kami berangkat beberapa hari sebelumnya. Sebelumnya kami semua di tempatkan di sebuah hotel yang dijaga sangat ketat dengan tank dan tentara yang siap tembak dengan senjata laras panjang. Pada hari keberangkatan kami di bawa dengan 3-4 bus besar yang dikawal panser. Sepanjang jalan Semanggi menuju bandara kami melihat asap dan api di mana2; ruko-ruko yang dijarah kemudian dibakar tapi juga sepi yang menghujam: ini kota kelahiranku? Ponsel tidak berfungsi, sebelum berangkat aku hanya sempat bicara dengan ibuku untuk saling menguatkan dan mendoakan. Di bus kami itu hanya aku dan sopir yang orang Indonesia. Sesak dada dan kehabisan kata untuk menjawab pertanyaan keluarga lain. Aku juga tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Adakah teman yang tahu saat itu juga apa yang terjadi ? Di bandara ke chaos an menjadi luar biasa. Ini bukan bandara tapi tempat pengungsian ratusan ribu orang sepertinya tumplek di sana. Tidak ada yang percaya setiap kali aku ceritakan kemudian, bahwa pegawai penerima uang fiscal sampai terjepit di antara tumpukan rupiah yang menggunung. Pada saat terakhir GM perusahaan di mana Pol bekerja memintanya untuk tinggal dan meneruskan membantu proses pengungsian, karena ia satu2nya expat yang lancar berbahasa Indonesia. Aku sempat menawarkan tiketku dan Kevin ke seorang perempuan muda keturunan Tionghoa dan ibunya yang menangis terus hampir histeris. Saking chaosnya bahkan tiket kami pun tidak ada namanya. Kami sudah meneyerahkan tiket kami ketika tiba-tiba si perempuan tersadar dan hampir terjatuh, mengatakan : terima kasih mba, tapi kami tidak bisa berangkat ibu saya tidak punya paspor. Si ibu menggelosor dan menyuruh anaknya saja yang berangkat sambil melolong. Saya bahkan tidak sempat menanyakan apa-apa lagi karena panitia pengungsian kemudian mendorong saya untuk masuk ke ruang tunggu. Lama sesudahnya dan sampai sekarang setiap kali tragedi Mei diangkat saya ingat wajah perempuan muda itu dan ibunya. Di manakah mereka ? #menolak lupa dengan apa yang terjadi dengan perempuan keturunan Tionghoa"

Jangan lupa akan Mei 1998, jangan lupa akan semua tindak pelanggaran hak asasi manusia yang pernah terjadi dalam sejarah tanah air kita.

Jangan lupa. 

#MelawanLupa

Friday, January 24, 2014

Gelombang Imigran Gelap di Indonesia

Saya mau sekedar sharing tentang imigran gelap yang mungkin sering kita dengar selama ini. Imigran gelap ini juga sering tertangkap di Kalibata City, kalau itu sudah tidak asing lagi ya….
Saya sharing disini karena sdh berpengalaman menanggani kasus mereka selama bekerja di United Nations. Info ini diharapkan untuk kita semua supaya lebih aware sama orang asing, karena tidak semua orang asing itu lebih baik daripada bangsa sendiri.

Sebelum nya maaf kalau emailnya agak panjang pakai banget.. hehehe.. 
Siapa saja imigran gelap yang saya maksud disini?
  1. Mereka yang berasal dari Negara Negara timur tengah seperti Syiria, Afghanistan, Iraq, Iran, Yaman, Egypt (Mesir), dan Negara - Negara Afrika seperti Zimbabwe, Nigeria, Somalia. juga ada Negara Negara lain di asia seperti Myanmar, Filipin, dll.
  2. Atau mereka yang berasal dari Negara - Negara perang lainya.

Terkadang kita bertanya, kenapa bisa jadi imigran gelap.. 
  1. Mereka yang masuk menggunakan passport palsu (sangat mudah bagi Negara - Negara tersebut untuk mendapatkan passport palsu, apalagi bagi mereka yang pernah transit/ tinggal di Malaysia)
  2. Mereka yang sengaja overstay di Indonesia
  3. Mereka yang menjadi korban smuggler untuk pergi ke Australia 
  4. Kurir narkoba internasional yang berpura pura menjadi imigran gelap
  5. Smuggler atau makelar perdagangan manusia yang bersindikat internasional

Apa tujuan mereka ke Indonesia?
  1. Indonesia menjadi Negara transit mereka sebelum mendapatkan suaka ke Negara ke tiga (Amerika, Denmark, German, terutama Australia).
  2. Mencari orang Indonesia (terutama wanita) untuk menyelamatkan status mereka yang sudah stateless atau bukan warganegara manapun untuk menjadi warganegara Indonesia.
  3. Menjadi sindikat perdagangan manusia (human trafficking), untuk mengambil orang - orang Indonesia untuk bekerja diluar negeri.
  4. Menjalankan bisnis narkobanya.

Siapa yang boleh dapat suaka?
  • Hanya mereka yang berasal dari Negara - Negara perang dan bermasalah secara politik atau sosial (seperti Iran, kalau pindah agama mereka akan di kejar oleh pemerintahnya untuk di bunuh).

Siapa yang menjadi pencari suaka / asylum seeker?
  • Jawabannya pasti, mereka yang sudah di verifikasi oleh UNHCR dan mendapatkan surat resmi dari UNHCR sebagai asylum seeker. Mereka dilindungi secara international dan diperbolehkan untuk tinggal di Negara transit dengan jaminan sertifikat Asylum seeker tersebut.

Bagaimana mendapatkan bisa dan boleh sertifikat UNHCR?
  • Merka harus diverifikasi oleh team khusus dari UNHCR berdasarkan fakta sejarah dan fakta kejadian yang berlaku ditempat asal mereka. Hanya mereka yang 

Itu tadi sekilas tentang imigran gelap tersebut. Nah sekarang apa dampaknya terhadap kita yang tinggal di Kalibata City (walaupun saya udh ga tinggal disitu lagi sih.. hihihi..)
  1. apartment / rusun di jakarta (dan di kota besar lainnya) sering kali dijadikan ‘tempat persembunyian’ bagi mereka. Kondisi ini juga sering dipergunakan oleh smuggler dan Bandar narkoba international untuk menjalankan bisnisnya.
  2. Para pendatang gelap yang ‘nakal’ ini sering kali kita dengar menggoda wanita Indonesia, anak anak dan sering kali juga perilaku mereka menyimpang. walaupun tidak jarang juga diantara mereka yang baik. Ataupun menyebarkan ajaran agama yang salah, yang bisa memecah belah Indonesia sebagai Negara yang memiliki Bhineka Tunggal Ika.
  3. Kita bisa dipersalahkan secara hukum karena melindungi dan membantu imigran gelap tersebut.
  4. Salah - salah kita bisa kena jebakan mereka sebagai tameng mereka dalam menjalankan bisnisnya.

Bagaimana kita mengetahui mereka boleh kita tolong (untuk menyewa unit kita atau apapun itu) atau tidak?
  • Untuk Negara - Negara tersebut, jangan lihat dari passport nya. Tapi lihat dari sertifikat UNHCR yang mereka miliki. Atau dilihat dari visa ijin tinggalnya di Indonesia, jangan membuat kontrak yang lebih panjang dari masa ijin tinggal mereka di Indonesia, begitu juga dengan yang memiliki UNHCR certificate ada masa berlakunya. Karena imigrasi Indonesia dan Kemenlu akan memperketat peraturan ini (walaupun gak tau mulai kapan), jadi bagi yang melindungi juga bisa terkena sangsi.

Apa yang bisa kita lakukan sebagai warganegara yang baik kalau menemui mereka yang tidak memiliki UNHCR certificate atau ijin tinggal yang jelas?

  1. Menolak secara halus dan tegas untuk tidak bisa tinggal / menyewa di unit kita.
  2. Kalau ada dari mereka yang berbuat ‘nakal’ katakana untuk bisa melaporkannya pada imigrasi Indonesia, sehingga certificate UNHCR nya bisa dicabut. (sebenarnya ini lebih kepada ancaman tegas)
  3. Lapor kepada pihak imigrasi kalau memang menganggu.

Kenapa saya bilang Gelombang Imigran Gelap?
  1. Salah satu tempat penampungan migran kita di Cisarua sudah ditutup paksa oleh pemerintah setempat, otomatis ini akan menjadi beban Jakarta sebagai kota terdekat, dan Kalibata City (dan beberapa apartment lain) sudah terkenal sampai international sebagai tempat migran ketiga setelah rumah detensi imigrasi dan IOM.
  2. Negara perang diluar sana semakin banyak, dan warganegaranya yang kabur pun juga makin banyak.
  3. Australia mulai menegaskan untuk tidak memberikan ijin tinggal di wilayah Australia, penempatan akan dilakukan di Nauru atau Papua. Otomatis Indonesia akan jadi ‘tong sampah’ bagi migran yang tidak ingin ditempatkan kesana.
  4. Banyaknya dari mereka yang ditolak pihak UNHCR, IOM maupun Negara ke 3 karena terindikasi smuggler, keterangan tidak sesuai dengan fakta atau memiliki catatan criminal dinegara lain.

Saturday, August 17, 2013

Dirgahayu Indonesia Ku

Tanggal 17 Agustus ini merupakan Dirgahayu Indonesia ke 68. Apa yang sudah Indonesia capai selama 68 tahun? Bagaimana nasib bangsa kita? 
Jangan pedulikan nasib orang orang dikota yang merasa sudah berkecukupan dengan hidup sekarang ini. Tapi coba kita renungkan nasib saudara saudara kita yang dipedesaan, yang berjuang didaerah sampai harus ke luar kota atau bahkan keluar negeri mempertaruhkan hidup. 

Kita yang berada di Pulau Jawa, asyik menikmati kendaraan bermotor, pembangunan kota yang bagus, tempat perbelanjaan mewah hingga jalanan yang tak lagi bisa dilalui karena padatnya mobil pribadi. Coba pikirkan mereka yang didaerah pedalaman Kalimantan, daerah penghasil energy tapi belum terjamah oleh listrik. 

Pernah kah kita merenung, berapa banyak orang gila yang berada dijalan, tanpa adanya perlindungan atau perawatan dari pemerintah? Berapa banyak anak putus sekolah di daerah perbatasan Indonesia, tidak bersekolah karena tidak ada uang?

Tingginya biaya hidup, tingginya sikap egois kita yang tidak lagi peduli pada nilai nilai kemanusiaan, membuat angka 68 Tahun sebagai usia Indonesia merdeka hanyalah angka belaka. Ingatlah kawan, tua itu pasti.. Dewasa itu pilihan.

Sekarang tergantung bagaimana sikap kita ikut andil dalam kemerdekaan Indonesia.
Negara yang katanya kita cintai. 


Salam Merdeka!

Wednesday, January 16, 2013

Bahasa Indonesia Bukan Bahasa Melayu


Kalau berdasarkan wikipedia : "Indonesian (Bahasa Indonesia) adalah bahasa resmi Indonesia. Ini adalah daftar standar Melayu, sebuah bahasa Austronesia yang telah digunakan sebagai bahasa pergaulan di gugusan kepulauan Indonesia selama berabad-abad.
Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia. Dari populasi yang besar, jumlah orang yang berbahasa Indonesia dengan fasih cepat mendekati 100%, membuat Indonesia salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia [2].
Sebagian besar orang Indonesia, selain berbicara bahasa nasional, seringkali fasih dalam bahasa lain regional (contoh termasuk Jawa, Sunda dan Madura) yang umum digunakan di rumah dan dalam masyarakat setempat."

Menurut pendapat saya yang dirangkum dari berbagai sumber adalah sebagai berikut :
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa IndonesiaDari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang). 
Tetapi Bahasa Indonesia ini banyak dan jauh perbedaan maknanya dengan Bahasa Melayu (Malaysia, Singapore, Brunei). Bahasa kita, Indonesia, merupakan bahasa yang berkembang dan kreatif. Sehingga lebih luwes untuk digunakan dan didengar.  
Meskipun dipahami dan dituturkan oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia bukanlah bahasa ibu bagi kebanyakan penuturnya. Sebagian besar warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahasa yang ada di Indonesia sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Indonesia lainnya atau bahasa ibunya.

Karena itu menurut saya bahasa kita adalah Bahasa Indonesia, bukan Bahasa Melayu yang di ubah nama menjadi Bahasa Indonesia seperti yang di katakan oleh orang Malaysia di blog ini.

Friday, December 21, 2012

Buat Wakil Rakyat Ku


Ku lihat Negaraku kanan dan kiri

Indonesia yang kucintai sampai mati
Tak terbayang para wakil bermewah diri
Ketika rakyat lain hidup macam seekor sapi

Dulu naik angkutan sekarang naik merci
Tapi jangan uang rakyat kau hambur hamburi
Bukan membangun gedung baru nan megah tinggi
Tapi memberikan yang terbaik bagi negri ini

Reff: 
Kami memilih bukan 'tuk perkaya diri
Kami memilih bukan untuk menonton pornoaksi
Keluar negeri bukan sekedar rekreasi
Baktikan diri, bila sudah terpilih

Warna biru, merah, kuning, hitam dan hijau
Tapi bukan rupa-rupa warna partaiku
Bersaing duduk di parlemen saat pemilu
Jangan jadikan negara ini bertambah kelabu


By : Jefry Nahan & Patiz

Monday, November 26, 2012

I've never seen before outside Indonesia.

Have you ever seen a Country with a lot of nationalism from the youth?
Don't mind if they are the original race from that country or they aren't.
Never mind if they are from the same religion or others.

This is my beloved country...
Do you know why?
Because we are INDONESIA.
We had a lot of youth who loves their country. 
We are from every race in Indonesia, including Indo-Chinese and Indo-Arab. 
From Sabang till Marauke, Javanese, Manado, Kalimantan's people, Medan, Bali, Lombok, every single race in Indonesia loved Indonesia, and we are ready to fighting for Indonesia if it necessary. 

Have you ever seen the flashmob instruction for the youth like this?

 Or the flashmob to support the Governor Election like this?

and all of these video are true happen.. 

And again, I am proud to be INDONESIAN.

Rumah Budaya Indonesia Akan Dibangun di 10 Negara

Sabtu, 17 November 2012 | 07:03 WIB

Dibaca: 2875
|
Share:
KOMPAS/ALIF ICHWANWiendu Nuryanti Staf pengajar UGM Wiendu Nuryanti menjadi Wakil Menteri Pendidikan Kebudayaan
TEMANGGUNG, KOMPAS.com — Pemerintah akan membangun rumah budaya di 10 negara, yakni Jepang, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Timor Leste, Mesir, Brasil, India, dan China.
"Ini diperlukan karena setiap hari Indonesia kebanjiran pusat-pusat kebudayaan asing. Di Jakarta itu ada puluahan pusat kebudayaan asing," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Windu Nuryanti, di Temanggung, Jumat (16/11/2012).
Pembangunan pusat kebudayaan di mancanegara pada 2013, kata dia, dimaksudkan untuk mendukung diplomasi budaya dan mempromosikan pariwisata dalam negeri.
Ia menambahkan, pemerintah juga berencana membangun dua rumah budaya nusantara di setiap provinsi.
"Kabupaten/kota silakan mengajukan proposal nanti akan dilakukan verifikasi, jika memang sesuai, akan dibangun di kabupaten/kota tersebut," katanya.
Ia menambahkan, rumah budaya akan dilengkapi dengan perpustakaan dan fasilitas untuk mendongeng, olah rasa, dan olah seni.
Windu menjelaskan pula bahwa dalam hal ini pemerintah sengaja menggunakan kata "rumah" untuk pusat-pusat kebudayaan yang akan dibangun karena kata itu merepresentasikan kenyamanan.
"Kami menghindari kata 'kantor' karena pukul 14.00 umumnya kantor sudah tutup, kalau rumah bisa buka 24 jam," katanya.
Sumber :
ANT
Editor :
Jodhi Yudono

Monday, October 15, 2012

Let's get know our Papua


Hi, have you heard about Papua?
If we go to wikipedia, they will said like this :


Papua comprises most of the western half of the island of New Guinea and nearby islands. Its capital is Jayapura. It is the largest and easternmost province of Indonesia. The province originally covered the entire western half of New Guinea. In 2003, the Indonesian government declared the westernmost part of the island, around Bird's Head Peninsula, a separate province; its name was first West Irian Jaya and is now West Papua: the remaining part retained the name ofPapua (province)

with the historical of the name 

"Papua" is the official Indonesian and internationally recognised name for the province.
During the Dutch colonial era the region was known as part of "Dutch New Guinea" or "Netherlands New Guinea". Since its annexation in 1969, it became known as "West Irian" or "Irian Barat" until 1973, and thereafter renamed "Irian Jaya" (roughly translated, "Glorious Irian") by the Suharto administration.[2][3]This was the official name until the name "Papua" was adopted in 2002. Today, natives of this province prefer to call themselves Papuans.
The name "West Papua" was adopted in 1961 by the New Guinea Council until the United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) transferred administration to the Republic of Indonesia in 1963.

For me, Papua is the most beautiful island I have ever seen. They still virgin area and not contaminate by irresponsible party (explore all the natural source).
Why? Because they had Raja Ampat Island.
You can see this video below. :) 



Wednesday, September 26, 2012

Sunday, September 16, 2012

I Love Indonesia

Masuk Dan Katakan "I LOVE INDONESIA

Kerja adalah ibadah. Matahari yang bersinar cerah, udara yang sejuk dan alam yang indah adalah anugerah yang wajib disyukuri.

Pulau Gili Nanggu yang sempat dihebohkan akan dijual ke orang asing. Meskipun baru menatap pemandangan ini lewat foto, saya yakin kamu pasti akan jatuh cinta pada keindahan pulau ini

Mari awali hari Minggu pagi ini dengan senyuman. Lihatlah senyum tulus dari kusir delman asal Yogyakarta yang ada dalam foto ini. Indah sekali, bukan?

Kampung Mbaru Niang di Dusun Wae Rebo, Desa Satar Leda, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai. Penghargaan tertinggi diberikan kepada Mbaru Niang karena telah mampu mewakili bentuk konservasi arsitektural, saat pengetahuan akan tradisi serta warisan tak berwujud menjadi metode dalam melestarikan warisan arsitektural



Enggrang, permainan masa kecil berupa berjalan dengan dua tongkat dari bambu, sekarang nampaknya sudah mulai sirna ditelan jaman.


salah satu olahraga asli Indonesia yang wajib dipelihara adalah Pencak Silat. Seni beladiri milik bangsa Indonesia kini sudah dipelajarai oleh orang-orang asing lhoo...


Untuk tersenyum, kita hanya perlu menggerakkan 17 otot wajah. Sedangkan untuk cemberut, paling tidak kita harus menggerakkan lebih dari 30 otot wajah. Kesimpulannya: lebih mudah untuk tersenyum daripada cemberut. Mari kita buka pekan ini dengan senyum terbaik yang kita punya.

Pantai Sulamadaha yang berada di Ternate, Provinsi Maluku Utara.


Kuda Lumping atau Jarang Kepang


Sambil mengapung-apung di atas perahu, ibu-ibu di Kalimantan Selatan melakukan aktivitas jual beli di sebuah pasar terapung tradisional.

Tanjung Lesung, sebuah peninsula nan damai dan indah di ujung barat Pulau Jawa, rencananya akan dibangun bak Miami di Florida, Amrik. Akan ada jalan tol ke wilayah wisata yang permai ini.

Ampenan (berasal dari kata "Amben" yang berarti tempat singgah) adalah sebuah kota yang sudah berkembang sejak tahun 1800-an. Di kota inilah sejarah Lombok dirajut hingga kini.


Kampung halaman yang indah memang tidak mudah untuk dilupakan. Silakan nikmati keindahan kampung halaman sambil merayakan lebaran bersama keluarga...


Lemang, makanan khas dari Minang yang nikmat. Makanan ini banyak dicari orang selama musim libur lebaran. Beruntunglah masih ada orang yang menekuni pembuatan Lemang. Amboooi sedappnya...!

Dirgahayu Indonesiaku, semoga engkau tetap jaya selamanya.

Kalau kamu menebak ini adalah foto Tanah Lot di Bali, kamu tentu saja salah. Ini adalah foto Pantai Balekambang di Malang, Jawa Timur. Pura yang ada di tengah pulau itu namanya Pura Luhur Amerta Jati.

Pantai Matras adalah pantai yang terletak di Desa Sinar Baru, Kecamatan Sungai Liat. Pantai ini sering kali dijuluki sebagai Pantai Surga karena keindahannya.

Kepulauan Derawan di Berau, Kalimantan Timur, adalah surga bagi para penyelam.

Gunung Bromo


Meskipun bentuknya mirip Keletenteng, ini sebenarnya adalah sebuah masjid. Namanya Masjid Cheng Ho yang berada di Surabaya. Ornamennya kental nuansa Tiongkok lama. Pintu masuknya menyerupai bentuk pagoda, terdapat juga relief naga dan patung singa dari lilin dengan lafaz Allah dalam huruf Arab di puncak pagoda.


Kedisan, itulah nama sebuah desa yang ada di ujung Danau Batur di bawah bayang-bayang kekokohan Gunung Batur, Bali. Ada sebuah restoran terapung di sini dan juga bungalow yang menawarkan pemandangan romantis.


Pantai Tanjung Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Tanjung bira terkenal dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan menyenangkan. Airnya jernih, baik untuk tempat berenang dan berjemur.


Ini adalah orangutan (Pongo satyrus) yang ada di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan, lokasi pertama di Indonesia sebagai pusat rehabilitasi orangutan. Orangutan Kalimantan mempunyai bulu kemerah-merahan gelap dan tidak memiliki ekor.

acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan.


Rasanya tidak akan ada orang yang tidak mengagumi Tiu Kelep, air terjun alami di kaki Gunung Rinjani, Lombok Utara ini. Menurut bahasa Sasak, Tiu artinya "kolam" dan Kelep artinya "terbang". Amazing!

"Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Rakyat Muda yang Suka Berkarya. Organisasi kepemudaan ini didirikan oleh Robert Baden-Powell. Di Indonesia, Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Salam Pramuka!

Sumber : Betberry - Kaskus

Thursday, August 16, 2012

Happy Independence Day Indonesia


Dirgahayu Indonesiaku,
Tepat hari ini aku pun merayakan kebahagiaan yang sama seperti yang dirasakan masyarakat Indonesia di tahun 1945 - Masa kemerdekaannya.
Semoga semakin jaya dan berkembang selalu..

Tak henti kami berusaha dan berdoa demi memajukan Indonesia Tercinta,
Membela bangsa dan tanah air, mempersatukan ke Bhineka -an yang kini terpecah.
Semakin jaya dan bersatu lah Indonesia.

- Dirgahayu Indonesia 67.

Wednesday, June 27, 2012

Bangga pakai Produk Indonesia


Bangga pakai Produk Indonesia - kerangijoenak (kaskuser)

Juragan2 Sekaskus Raya…. Ane Cuma mau share dikit niih gans 

Di jaman sekarang ini banyak banyak banget pilihan produk. Dan kalo menurut ane, pembagian sederhananya itu ujung-ujungnya jadi 2 jenis: Produk Luar Negeri atau Produk asli Indonesia.

Kalo ane pribadi, sebelum beli produk bakal pertimbangin hal itu gan. Yah mungkin ane bisa dibilang fanatik sama produk-produk dalam negeri. Tapi ya ane pikir ini banyak manfaatnya. Ada produk yang emang banyak dipake sama orang Indonesia, bikin pabrik di Indonesia, tapi perusahaan induknya sebenernya dari luar negeri, nah kebayang ga tuh duit dari konsumen kita yang bejibun (penduduk Indonesia yang dah lebih dari 220 juta) terbang keluar ke tangan pemilik perusahaan yang ada diluar Indonesia. Sayang kan?




Trus lagi gan…kalo mau dibayangkan kebutuhan konsumennya gan..menurut saya gan, yang paling tauk kebutuhannya masyarakat kita kan kita sendiri gan..iya nggak sh gan??Jadi ttp menurut ane gan produk Indonesia is the best.    

Naaaah ane mau coba sharing untuk salah satu produk Indonesia yang udah malang melintang dipasaran. Dan kebetulan ane emang demen juga sih sama produk ini.

Agan-agan pernah denger sikat gigi & pasta gigi Formula ga?
Kalo ga pernah denger berarti ketauan nih jarang sikat gigi 
Formula ini salah satu produksi asli Indonesia. Dia udah menjaga gigi-gigi masyarakat Indonesia dari tahun 1986 loh gan. Ga percaya? Cekidot perjalanannya nih gan…

Spoiler for 1986-1987

Ini adalah pasta gigi pertamax dari ABC Formula



Pasta gigi pertamax yang di produksi dengan nama ABC Formula gan..pertama kali keluar tahun 1986 dengan dua varian rasa gan, Winter Mint dan “Spring Mint”..Namanya lucu ya gan, mungkin karena yang satu dinginn banget a.k.a Winter..dan yang satu lagi Semriwing kayak waktu Spring.. 




Spoiler for 1994-1997

Perubahan packaging dan merek pasta gigi dari FORMULA menjadi THE FORMULA. Biar jadi “bule” mungkin gan.. 
Pada tahun 1996 formula mulai rutin menjalankan konsumen promo dan trade promo utk memberikan penghargaan ke konsumen





Ternyata dari tahun jebot promo via kirim PO BOX sudah ada ya gan..keren.. 


Spoiler for 1999-2001


Setelah 20 tahun berjalan Formula mulai mengganti kemasan jadi lebih keren niih gan




Spoiler for 2002 – 2003



Di tahun 2002 Formula mulai melakukan beberapa inovasi untuk beberapa produk baru nya
Ada Formula Matic dan Formula Pembersih Lidah gan.. Product nasional pertama kalinya di Indonesia gan untuk Sikat Gigi Matic dan pembersih lidah ini.. 


Spoiler for 2004

Formula mengeluarkan inovasi sikat gigi dengan 85 lubang bulu. Konon gan, Discovery series ini adalah varian produk sikat gigi dengan bulu lubang terbanyak di dunia gan..normalnya, bulu lubang bulu itu sekitar 40 sampai 50 lubang gan..nah yang ini 85 lubang bulu gan..kebayang kan gan gimana bersihnya gigi abis sikatan pake sikat gigi ini.. 
DISCOVERY COMFORT CLEAN
DISCOVERY EXTREME CLEAN


Spoiler for Tahun 2005-2007

Di tahun ini TVC Sikat gigi formula + gone fishin menjadi finalis di 52nd international advertising festival



pada ingaaat kah sama iklan diatas ?

Spoiler for tahun 2008 – 2009 

Tahun ini Formula mensponsori pencarian bakat menyanyi ( Indonesia Idol ) gan dan ada produk khusus idol edition dari FORMULA gan. Kalo tidak salah, yang ini yang juaranya si Delon dan Mike gan an.. bner gak sih gan??




Formula juga punya product khusus untuk anak-anak loh gan.. yang di bawah ini adalah produk khusus FORMULA dengan lisensi dari Doraemon.



Menyambut olimpiade olahraga Beijing 2008, Formula mengeluarkan sikat gigi Spirit of The Olympic.. biar semangat kali gosok gigi-nya 
fotonya di bawah ya gan..




Spoiler for 2010- 2011


Ini adalah varian Formula untuk anak anak lainnya.. Formula Kiddo dan Kiddo Gimmick gan namanya..


Formula juga mengeluarkan product khusus untuk gigi yang sensitive gan..yang suka berdarah gusinya kalo lagi gosok gigi..namanya Formula +sensitive gan..bulunya yang paling lembut dan batangnya juga lentur.. TS suka pake yang ini di rumah.. 



Formula +Sensitive & Formula Silk Floss


Formula Strong gan.. Pasta gigi yang mampu memberikan perlindungan dan mencegah gigi keropos gan..disebutnya SISTEM PROTECTIVE LAYER gan…


Dan kerennya gan.. di tahun ini Formula “BERUBAH” gan… hehe..macam batman  
Setelah 26 tahun melayani kesehatan agan – agan sekalian, Di tahun ini Formula ngadain perubahan secara besar2an gan…Jadi Formula yang baru gan..ini pict logo dan productnya gan..

Spoiler for pic



Nah yang di atas itu beberapa gambar productnya gan.. Tgl 24 Mei 2012 kmaren lonching productnya diadakan di Kempinski Grand Ballroom gan..namanya Formula Masquerade Ball..ini photo2nya acaranya

Spoiler for pic acara










Artika Sari Devi cantik yaa gan..    Artika Sari Devi jadi salah satu pembicara tamu disini.. 
Btw, kok TS bisa tauk banyak sih?? Kebetulan TS diundang waktu lonching gan…makanya tauk banyak trus numpang berbagi informasi di Kaskus gan…hehehe..  

Naah FORMULA ini salah satu contoh produk lokal yang berkualitas. Agan taukan masih bnyak lagi produk-produk lokal Indonesia yang punya kualitas mantap
Seperti KASKUS ini gan, yang buatan asli orang Indonesia dan untuk orang Indonesia juga 
  
Jadi saran ane, bangga dan pakailah produk buatan Indonesia !

Rate yak kalo berkenan